Seindo Tour & Travel
»
Tips Travelling
»
Mengenal Istana Raja Sisingamangaraja di Humbang Hasundutan, Pemenang Situs Sejarah Terpopuler 2019

Mengenal Istana Raja Sisingamangaraja di Humbang Hasundutan, Pemenang Situs Sejarah Terpopuler 2019

Pata tanggal 22 November 2019, Istana Raja Sisingamangaraja berhasil memenangkan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2019 pada kategori Situs Sejarah Terpopuler.

Namun bagi beberapa orang, masih banyak yang belum mengetahui Istana Raja Sisingamangaraja ini. Untuk itu Seindo Travel akan membawa para pembaca untuk lebih mengenal Istana Raja Sisingamangaraja ini.

Informasi

  •  Tanggal Daftar : 18 Juni 2019
  •  Kategori : Situs
  •  Kabupaten/Kota : Kabupaten Humbang Hasundutan
  •  Provinsi : Sumatera Utara
  •  Nama Pemilik : Milik Keluarga Keturunan Raja Sisingamangaraja
  •  Nama Pengelola : Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Keturunan Raja Sisingamangaraja
  •  Status Objek : Dalam Proses Verifikasi Dinas Daerah

Secara administratif Istana Sisingamangaraja berada di desa Simamora, dusun Lumbanraja, kecamatan Bakti Raja, kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Bagi yang datang dari ibu kota kabupaten Humbang Hasundutan, Dolok Sanggul, para pengunjung harus menempuh perjalanan darat sejauh 82 km atau dengan waktu tempuh perjalanan sejauh 2 jam 45 menit dalam keadaan lalu lintas normal. Jika datang dari ibu kota Sumatera Utara, Medan, maka para pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 290 km dengan waktu tempuh 6 jam.

Meskipun bukan asli warga Sumatera Utara, namun para pengunjung dipastikan tidak akan sulit untuk menemukan Istana Sisingamangaraja. Karena sudah banyak petunjuk arah yang akan mengantarkan para pengunjung menuju ke istana. Selain itu, Istana Sisingamangaraja juga sudah terdaftar pada aplikasi Google Maps

Sejarah Singkat Raja Sisingamangaraja XII

Raja Sisingamangaraja XII adalah seorang raja yang sangat pemberani dan menolak tunduk pada pemerintah kolonial Belanda. Dengan semangatnya yang membara dan juga mendapat dukungan serta bantuan dari masyarakat Sumatera Utara, Raja

Sisingamangaraja XII berhasil melakukan perlawanan sengit dan membuat Belanda merasa kualahan. Merasa terancam, Belanda pun mengejar-ngejar Raja Sisingamangaraja beserta keluarganya, dan bahkan mereka sempat menghancurkan istana kerajaan yang berada di Bakkara pada tahun 1883.

Meskipun demikian, hal itu sama sekali tidak menyurutkan semangat Raja Sisingamangaraja XII untuk terus melakukan perlawanan pada Belanda. Sang raja bersama dengan pengikutnya bahkan telah berjanji akan terus berjuang hingga titik darah penghabisan untuk mengusir Belanda dari Tanah Air. Cerita heroik Raja Sisingamangaraja XII yang bergelar Patuan Bosar Ompu Pulau Batu itu pun berakhir pada 17 Juni 1907, setelah sang raja meninggal karena tertembak.

Istana Sisingamangaraja

Selain meninggalkan cerita heroik akan keberaniannya melawan penjajah, Raja Sisingamangaraja XII juga meninggalkan istana dan beberapa peninggalan bersejarah lainnya. Istana Sisingamangaraja sendiri adalah bangunan yang menjadi tempat tinggal raja yang memiliki luas sekitar 100 m x 100 m. Saking luasnya, di dalam istana juga terdapat tiga buah rumah, yang masing-masing disebut dengan Rumah Bolo, Sopo Bolon, dan Sopo Parsaktian. Menariknya, di dalam istana juga terdapat makan dari Raja Sisingamangaraja X dan Raja Sisingamangaraja XI.

Menurut informasi, istana ini juga sempat dibakar oleh pasukan Tuanko Rao (Bonjol) pada tahun 1825 dan kemudian dibakar kembali oleh pasukan Belanda pada tahun 1878 yang lalu. Sehingga bentuk Istana Sisingamangaraja yang sekarang adalah hasil dari renovasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia bersama masyarakat pada tahun 1978 yang lalu.

Selain bisa belajar sejarah mengenai perjuangan Raja Sisingamangaraja, di komplek istana para pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam dari Sumatera Utara. Karena tepat di sebelah istana terdapat perbukitan hijau yang bisa menyejukkan mata.

Fasilitas di Istana Raja Sisingamangaraja

Selayaknya istana pada umumnya, fasilitas di Istana Sisingamangaraja juga terbilang cukup lengkap. Para pengunjung tidak akan kesulitan untuk menemukan toilet atau pun tempat sampah. Sementara untuk menjaga keaslian dan kebersihan bangunan bersejarah, para pengunjung diminta untuk melepas alas kaki ketika akan memasuki Istana Sisingamangaraja.

Harga Tiket Masuk

Menurut informasi yang didapatkan, para pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar 5.000 rupiah untuk masuk ke Istana Sisingamangaraja. Jadi gak perlu mahal untuk bisa masuk ke istana. Bagaimana, tertarik untuk ke sana?

Rekomendasi Wisata di Sumatera Utara yang Instagramable

Sumatera Utara sebagai salah satu provinsi terbesar di Indonesia menyimpan banyak destinasi wisata yang keren dan menawan. Tidak hanya menawarkan keanaekaragaman budaya yang unik, Sumatera Utara juga menyimpan pesona alam yang begitu mengagumkan.

Explore

Gaji Sedikit? Jangan Khawatir, Simak Tips Berikut Ini Agar Kamu Tetap Bisa Pergi Berlibur

Di zaman sekarang ini, liburan merupakan salah satu kebutuhan utama bagi banyak orang. Melupakan kepenatan dari aktivitas sehari-hari merupakan salah satu alasan untuk liburan bagi banyak orang. Namun masih banyak orang yang harus berpikir dua kali untuk liburan karena gajinya yang kecil. Padahal, liburan tidak harus memiliki gaji yang besar, siapa saja bisa kok liburan walaupun gaji kecil.

Explore

Pertama Kali Ikut “Travel Fair”? Ini Tipsnya!!

Traveling di jaman sekarang ini merupakan salah satu kebutuhan utama bagi setiap orang. Namun untuk melakukan kegiatan traveling, tentunya dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Untuk itu bagi orang-orang yang ingin melakukan kegiatan traveling dengan harga yang terjangkau, kamu bisa mencoba dengan mengikuti Travel Fair.

Explore